Lampung Selatan,- Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Canggung, Kecamatan Rajabasa telah memberikan klarifikasi terkait temuan belatung dalam menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Yang mana pada sebelumnya diketahui penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG), untuk kelompok penerima manfaat (KPM), diketahui mengandung lava atau belatung pada makanan buah Kurma.
Hal itu terjadi setelah beredarnya video berdurasi 42 detik di kalangan KPM yang terletak di Desa Banding Kecamatan Rajabasa.hal itu di akui oleh
Bornandus Asa Abet Nego. selaku kepala Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG) dirinya mengakui adanya kelalaian dalam beberapa kasus, sementara di kasus lain mengeklaim pengolahan sesuai standar dan menduga belatung muncul setelah makanan keluar dari dapur. Evaluasi ketat dan perbaikan SOP sedang dilakukan.
Dalam kejadian tersebut Bornandus Asa Abet Nego. Didampingi kordinator kecamatan langsung mendatangi rumah KPM ibu hamil, menyusui dan balita (3B). Untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan dalam kejadian ini pihak SPPG Desa Canggung kecamatan Rajabasa, langsung mengganti buah kurma tersebut dengan Buah Pir.
“Alhamdulillah dengan kejadian ini kami pihak SPPG Desa Canggung, langsung mendatangi kantor KPM, meminta maaf secara langsung, dan buah kurma yang menjadi polemik, sudah kami ganti dengan buah pir,” ucapnya Selasa (17/02/2026).

Selain itu saat di temui di Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terletak didesa canggung kecamatan Rajabasa, Firdaus selaku Camat Rajabasa juga mengatakan pihaknya telah berulang kali menyampaikan himbauan pada para kepala SPPG yang ada di kecamatan Rajabasa agar selalu memantau baik dari pengangkutan dalam penyaluran dan juga tentang kelayakan makanan yang diberikan pada penerima manfaat.
“Ini kan kecamatan Rajabasa, saya sebagai Camat selau menghimbau pada kepala SPPG agar tidak ada keluhan serta berjalan dengan baik. Karena ini program pak Presiden Prabowo harus berjalan dengan baik dan harus kita dukung penuh,” ungkapnya.
