Lampung Selatan,- Salah satu Kasus temuan ulat pada makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Canggung, Kecamatan Rajabasa, kembali menjadi perhatian publik.
Berdasarkan catatan media, temuan serupa sudah terjadi sebanyak Dua kali. dan menurut keterangan yang di sampaikan oleh Camat Rajabasa Firdaus, S.E., M.M. kepada media Aktuallampung.com kejadian tersebut telah terjadi sebanyak tiga kali.
Pada data yang telah di himpun oleh Media Aktuallampung.com temuan yang pertama yakni ditemukan pada makanan Kurma yang kedapatan mengandung Belatung, hal itu terjadi pada tanggal 16 Januari 2026. dan yang kedua terjadi pada hari kamis kemarin tanggal 23 Juli 2026. Yang mana pembagian makanan untuk ibu hamil, menyusui dan balita. Mengandung Ulat Daun. Jum’at (24/07/2026).
Pasalnya Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Canggung, pada Hari Jumat 17 Juni 2026 kemarin.
Dalam Inspeksi Mendadak yang di Sidak dan dipimpin oleh Danramil Kalianda Kapten Inf. Tatang Sulaeman bersama Camat Rajabasa Firdaus dan Kepala UPT Puskesmas Rajabasa Khilmia tersebut mendapatkan temuan sejumlah catatan besar.
Kejadian yang telah berulangkali itu seharusnya menjadi atensi serius untuk Satgas (MBG) kecamatan Rajabasa dan Satgas (MBG) Kabupaten Lampung Selatan, untuk menindak tegas agar program presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, tidak menjadi sarang penyakit.
Namun sepertinya mitra, pengelola, dan Kepala SPPG tutup mata atas kejadian yang terulang di Dapur tersebut.
